Tetapi juga terhadap keberlanjutan ekosistem. Dia berharap penanaman ini menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih hijau dan sehat, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap alam sesuai tema HUT Bhayangkara.

“Tema peringatan HUT tahun 2025 ini mengusung semangat kebersamaan, pengabdian. Dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam aspek pelestarian lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya sebagai simbol kecintaan terhadap lingkungan,” ungkap Ragil.

“Tapi juga menjadi langkah nyata kami dalam rehabilitasi lingkungan dengan menjadikan lahan bekas tambang sebagai kawasan hijau baru. Pemilihan lahan bekas tambang sebagai lokasi penanaman memiliki makna khusus,” tambah Ipda Ragil Dimas Ramdhan.

Lebih jauh, kegiatan ini bukan sekadar penanaman pohon. Lebih dari itu, ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghidupkan kembali lahan yang sebelumnya rusak akibat aktivitas tambang, menjadi ruang hijau yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

Baca Juga  Kodim 0432/Basel Kembali Gelar Penghijauan dan Pemberian Sembako

Pemulihan lingkungan ialah tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari aksi nyata di lapangan. Dengan kolaborasi seluruh elemen, diharapkan lokasi bekas tambang tersebut perlahan bisa berubah menjadi kawasan yang asri dan produktif.

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi pemantik bagi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya untuk turut peduli terhadap lingkungan. Kita ingin menunjukkan bahwa dari lahan yang dulunya gersang, bisa tumbuh kehidupan baru yang hijau dan penuh harapan,” tambahnya.