Meski Raih WTP 12 Kali, Algafry Akui BPK Beri Catatan Masalah Aset
Algafry mengakui, ada beberapa catatan yang pihaknya dapatkan dari BPK.
“Tetap ada catatan, terutama yang berkaitan dengan aset, karena selalu menjadi temuan, tetapi tiap tahun memang ada penurunan, artinya pemanfaatan aset yang saat ini kita lakukan, perlu dijaga sama-sama serta pengelolaan administrasi yang baik,” ujarnya.
Dikatakan Algafry, Pemkab Bateng memiliki lahan atau tanah yang harus dikoordinasikan dengan BPN.
“Memang ada beberapa aset kita yang belum dituangkan dalam akta notaris, kemudian kita juga masih punya PR yakni defisit Rp12, 2 miliyar, ini harus kita bahas nantinya bersama DPRD,” imbuhnya.
Halaman
1 2
