“Tiap tahun, Pemkab Bateng telah melakukan perbaikan rutin dan berkala, tapi karena kemampuan keuangan yang kecil, maka tak bisa masif,” ujarnya, Senin (30/6/2025).

Sehingga, Pemkab Bangka Tengah hanya melakukan perbaikan pada jalan yang kondisinya betul-betul mengalami kerusakan ekstrem.

Strategi Dinas PUPR Bangka Tengah memperbaiki jalan dalam kondisi kesulitan keuangan yakni dengan memberikan prioritas penanganan sesuai anggaran.

Kemudian, meminta masyarakat atau pemerintah desa ikut andil melakukan pemeliharaan jalan dengan harapan kondisi defisit anggaran cepat berlalu.

“Memprioritaskan penanganan pada jalan yang sudah mengganggu aktivitas masyarakat dalam meningkatkan ekonomi dan mendapatkan pelayanan,” ujarnya.

Baca Juga  Masuk 4 Besar Desa Berketahanan Pangan dan Iklim, Kades Namang Diundang Jadi Narasumber di Makasar