“Korban meminta tolong diurut kakinya oleh pelaku karena korban habis jatuh dari motor. Pelaku langsung mengurut kaki korban, tidak lama kemudian ibu korban mendapat telepon dari pihak sekolah untuk mengurus adik korban yang daftar masuk sekolah,” ujarnya.

Usai ibu dan adik korban pergi, terduga pelaku langsung melancarkan aksinya. Setelah kejadian itu, korban langsung pergi dari rumah untuk meminta tolong dan memberi tahu pada adik kandung. Kabar tidak baik itu disampaikan lewat percakapan di aplikasi Whatsapp (Wa).

“Atas kejadian itu orang tua korban lalu melapor ke Polresta Pangkalpinang pada pukul 22.00 Wib di hari itu juga. Kasus ini kemudian langsung diselidiki, besoknya sekira pukul 12.30 Wib, tim mencari 2 alat bukti yang cukup dan melakukan visum,” jelasnya.

Baca Juga  Pasca Pencoblosan, Polresta Pangkalpinang Intens Patroli Skala Besar