“Tim sudah ke rumah sakit untuk olah dan pengecekan TKP, termasuk memeriksa beberapa pihak dari rumah sakit itu. Namun sementara hasilnya kita masih menunggu dari penyidik,” terang Fauzan.

Kasus hilangnya 46 item alat kesehatan (alkes) senilai Rp15 miliar di RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Kepulauan Bangka Belitung membuat Gubernur, Hidayat Arsani berang.

Tak hanya mencopot Direktur RSUP Babel, dr Ira Ajeng Astried, Hidayat Arsani juga melaporkan kasus tersebut ke Polda dan Kejati Babel.

“Kasus Alkes yang hilang di RSUP sudah saya laporkan ke Polda dan Kejati Babel. Saya ingin kasus ini segera terungkap,” ungkap Hidayat Arsani, Selasa (8/7/2025).

Hidayat menjelaskan sejumlah alkes yang hilang terdiri atas 46 item di antaranya 17 unit alat kesehatan ventilator atau alat bantu pernapasan.

Baca Juga  Operasi Zebra Menumbing 2024 Polda Babel Dimulai

Akibatnya kejadian itu, Pemprov Babel mengalami kerugian hingga mencapai Rp15 miliar.

Gubernur menyebut, dirinya telah memberikan waktu selama 3 bulan terakhir untuk segera mengembalikan barang-barang yang hilang tersebut.

“Namun tidak ada yang bergerak. Semuanya diam saja. Pemerintah Provinsi Bangka Belitung rugi hampir Rp15 miliar. Sehingga kita serahkan kasus ini ke Polda dan Kejati Babel untuk menelusurinya,” ungkap Hidayat Arsani.