Kata Batianus, pemerataan dalam penerimaan calon peserta didik baru pada pelaksanaan SPMB tahun 2025 ini sangat penting untuk menjaga eksistensi setiap sekolah.

“Jangan sampai nanti misalnya SMPN 3 Koba baru dibangun, tapi siswanya kurang. Kemudian, kita juga harus memperhatikan sekolah-sekolah swasta di Kabupaten Bangka Tengah,” tuturnya.

Terlebih lagi dikatakan Batianus, saat ini pemerintah daerah juga terus meningkatkan mutu dari setiap sekolah, agar memiliki kualitas ataupun standar yang sama dalam memberikan layanan pendidikan.

“Sebelumnya kami, tahun-tahun kemarin sudah melakukan alokasi anggaran, untuk membantu sekolah-sekolah swasta juga,” imbuhnya.

Baca Juga  Batianus: RTRW Pulau Gelasa hanya Sektor Pariwisata, PT Thorcon Power Indonesia Tidak Boleh Beraktivitas