Ia menambahkan, saat ini perusahaan sedang membuat sumur bor. “Sumur bor sedang proses dan kita sudah berkomunikasi dengan vendor” tutupnya.

Dilansir, puluhan warga Dusun 4 Desa Rajik, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, memblokade pintu masuk perusahaan tambak udang PT Samudera Berhasil Bersama (SBB) yang beroperasi di wilayah setempat, Jumat (4/7/2025) siang.

Mereka menutup pintu gerbang dengan membuat blokade pagar dari kayu.

Tak hanya itu, warga pun membuat sejumlah tulisan di dinding dan pintu masuk perusahaan tambak tersebut.

“Kami butuh air bersih, kembalikan air bersih kami, ade tambak kami susah.” Demikian sejumlah tulisan yang dibuat warga.

Aksi unjuk rasa warga memuncak lantaran puluhan sumur warga tercemar diduga berasal dari air kolam tambak mencemari sumur warga.

Baca Juga  Wamen Stella Christie Kunjungi Babel, Survei Lokasi SMA Unggulan Garuda

Air sumur yang dulunya tawar kini terasa asin seperti air laut.

Pencemaran air ini diduga telah terjadi sejak 1 tahun terakhir sejak keberadaan perusahan tambak udang tersebut.

Demikian dikatakan salah satu perwakilan pengunjuk rasa Mulyadi kepada wartawan.

“Warga sudah kesal dengan perusahaan tambak ini. Puluhan sumur warga tercemar. Sekarang air sumur kami terasa asin seperti air laut. Mediasi dengan perusahaan sudah, pihak LH Provinsi Babel dan Kabupaten Basel sudah turun, tapi belum ada solusinya,” kata Mulyadi.