Asaku yang Telah Usai
Angin lembut mengusap seraya menyapa raga
Harap tertanam dalam angan mewujud nyata
Aku berdiri layaknya insan tak berdaya
Berjalan di setapak tanah yang membawa ke arah sumber suara
Aku termenung kala melihat jiwa di seberang sana
Anak seusianya tumbuh dewasa, sedang ia telah tutup usia
Asik bermain bersama serta saling bertukar cerita
Sedang adikku berdiam diri dalam gundukan tanah
Semoga masih ada sisa waktu, meski untuk sekadar bernostalgia
Sebab detiklah yang menghujam nyata
Dan kenyataan lah yang memutuskannya
Semoga di kehidupan selanjutnya,
Kita diberi izin untuk bersama selamanya.
Bionarasi: Alieza Sakinah, merupakan seorang santriwati kelas 11 dari madrasah aliyah swasta Zaid bin Tsabit. Puisi “Asaku yang telah Usai” ini bercerita tentang adik laki-lakinya 12 tahun silam. Oleh kejadian itu, ia berpisah dengan adiknya. Karena rasa sayangnya yang begitu besar kepada adik laki-lakinya, ia sering kali mengabadikannya dalam berbagai karya sastra buatannya.
