BPJN Babel Lakukan Simulasi Rekayasa Lalu Lintas Jelang Perbaikan Jembatan Guntung Koba
“Nanti kita atur waktunya, kalau tadi disimulasikan per 2 menit, jadi tinggal nanti kita koordinasi lapangan, bisa pakai waktu atau bisa pakai panjang antrian, yang jelas sebisa mungkin meminimalkan kemacetan,” ujarnya, Rabu, (16/7/2025).
“Apalagi di jam-jam krusial, seperti pagi dan sore hari, ketika orang pergi dan pulang kerja, paling penundaan tidak sampai 2 menit,” sambungnya.
Ia juga menyampaikan, perlunya rambu-rambu dengan bahan retroreflektif, benda yang memantulkan cahaya kembali ke arah sumber cahaya asalnya dengan hamburan minimal.
“Jadi, kalau siang hari mungkin masih terang dan aman, kalau malam hari itu wajib, kalau bisa sebelum pelaksanaan rambu-rambu ini sudah ada, sehingga pengguna jalan aman,” imbuhnya.
