Di hari ketiga anak-anak dikenalkan dengan lingkungan sekolah, kelas masing-masing dan alat-alat permainan yang ada di sekolah. Di hari keempat ada games yang juga melibatkan orang tua dan hari terakhir nanti akan semakin seru dengan games dan sesuatu yang meriah untuk Anak-anak.

“MPLS adalah kegiatan yang sangat mendukung program-program sekolah kedepannya dan kami tenaga pendidik bisa melihat karakter anak, saling silaturahmi dan berkomunikasi dengan para orang tua,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan MPLS ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan selama dua minggu. Mulai tahun ini hanya satu minggu atau 5 hari dan di tahun ini pemerintah menganjurkan ayah yang mengantarkan anak di hari pertama sekolah.

Baca Juga  Hadapi Lebaran Idul Fitri 2023, Forkopimda Babel Gelar Rakor Lintas Sektoral

Dan yang menjadi fokus MPLS tahun ini lebih ke karakter anak, bagaimana bisa mandiri, mengenal diri sendiri dan lingkungan sekolah sehingga nantinya jika orang tua sudah melepas mereka, anak-anak sudah bisa mandiri ke sekolah.

“Dengan begitu kami harap orang tua dapat mempercayai anak-anak kepada kami agar dapat mendisiplinkan mereka sehinga mereka nyaman ke sekolah. Orang tua khususnya para ayah juga kami harap terus semangat mengantar anak-anak ke sekolah,” tutupnya.*