Mereka yang dikatrol prestasinya oleh kekuasaan, orang dalam dan koneksinya tidak akan mampu berkompetisi dalam panggung terhormat untuk mengeskalasi nama daerah dan bangsa. Mereka bak katak dalam tempurung.

Kita tentu berharap, prestasi hebat dari warga Bangka Selatan ini terus ” Nyelangkit” dalam kehidupan kita di Negeri Junjung Behaoh ini.

Terus bernyawa di negeri ini. Terus berkembang biak di daerah ini. Terus bergaung dalam nurani bangsa ini.

Prestasi emas dari berbagai elemen pembangunan daerah dan bangsa ini untuk mengharumkan nama daerah harus terus ditularkan kepada generasi muda Bangka Selatan sebagai bentuk kecintaan kita kepada daerah dan bangsa ini.

Ngomong-ngomong, ada pembaca yang tahu makna kosa kata “nyelangkit”?

Baca Juga  Ketika Para Pelajar Junjung Behaoh Bercerita tentang Lingkungan, Keberagaman, dan Kearifan Lokal

Yang pasti, negeri ini hendaknya dijauhi dari “nyelangkit” aksi purba yang bernama korupsi. Apalagi sampai terjadi OTT.

Dan kalau itu terjadi tidak ada lagi yang bisa dibanggakan. Kecuali memalukan nama daerah dan bangsa. Sebuah peristiwa yang menjadi catatan sejarah kelam yang akan terus dikenang publik sepanjang masa dan zaman.

Terima kasih Pj Kades Bukit Terep Ateng Rosyadi, Adly Dwi Anggara dan Riska Zulpiana untuk prestasi hebatnya. Semoga kami bisa “nyelangkit” prestasi yang kalian torehkan buat daerah ini.