Di sisi lain, ia berharap keberadaan investor di daerah hendaknya dapat memberi manfaat khususnya bagi warga wilayah operasional bukan malah sebaliknya.

Keberadaan dua kapal isap produksi yang ‘parkir’ di perairan Pantai Permis dan Desa Rajik Kabupaten Bangka Selatan diduga membuat resah nelayan jaring wilayah setempat.

Hal tersebut dikeluhkan nelayan setempat Sal. Menurutnya, Aktivitas 2 KIP diduga membuat air laut menjadi kotor dan pasti menganggu ekosistem laut. Akibatnya hasil tangkap ikan menjadi berkurang.

Terpisah, Timelines.id berupaya mengonfirmasi manajemen PT SMB terkait keluhan nelayan tersebut.

Baca Juga  Yogi Maulana Bersyukur Jalan di Kecamatan Simpang Rimba Masuk Usulan BPJN, Segini Besarannya