“Tahun ini kita juga buka lowongan untuk disabilitas, ada 5 lowker dari 2 perusahaan, Alfamart dan Indomaret bidang store thru,” ujarnya.

Menurut Amrah, tingkat pengangguran terbuka di kota Pangkalpinang yang cukup tinggi mencapai 7 ribu lebih orang yang dalam posisi pengangguran, menjadi tantangan tersendiri bagi Dinas Tenaga Kerja (Dianaker) Kota Pangkalpinang.

Ke depan Disnaker Kota Pangkalpinang akan berupaya mengembangkan bagaimana informasi lowongan pekerjaan dengan pencari kerja akan dibuat dalam satu aplikasi untuk mempermudah para pencari kerja.

“Banyak pencari kerja yang enggan datang ke Disnaker. Oleh karena itu kami akan berusaha bagaimana para pencari kerja mudah mendapatkan informasi dari aplikasi itu,” tutup Amrah.*

Baca Juga  Gubernur Hidayat Optimis Jadikan Babel Pusat Industri Hilirisasi Timah