Bocah ini sempat dirawat di RSUD selama tiga hari sebelum meninggal.

Doni, paman korban dikonfirmasi membenarkan keponakannya meninggal diduga menjadi korban perundungan.

Hanya saja, Doni mengaku tidak mengetahui detilnya kapan peristiwa perundungan itu.

Kata Doni, ZH awalnya tidak menceritakan kepada orang tuanya. Namun setelah dibawa ke rumah neneknya di Toboali, korban baru mengatakan dirinya menjadi korban pengeroyokan teman-temannya.

“Anak ini muntah-muntah dan dirawat di RSUD sudah tiga hari lalu. Dia harus menjalani operasi. dan baru pagi tadi meninggalnya. Kepada neneknya ia baru mengaku dikeroyok teman-teman sekolahnya,” jelas Doni dikonfimasi, Minggu (27/7/2025).

“Kami sebagai keluarga tidak terima dengan kejadian ini. Sekolahnya juga bagaimana bisa tidak mengetahui korban sudah parah diduga dirundung seperti ini,” tambahnya.

Baca Juga  Siap-Siap, Even Kemilau Pesona Bangka Selatan Kembali Digelar, Begini Persiapannya

Dony menyebut dirinya mendapat informasi ada teman sekolah korban yang menyaksikan kejadian ini.

“Korban mengalami sejumlah luka di bagian kepala dan perutnya diduga dipukul. Kita tidak terima dengan kejadian ini. Saya juga menyampaikan pesan kepada Pak Bupati Basel agar ada tindaklanjut dari peristiwa ini,” kata Doni.