Selain itu, kata Lisa, peran orang tua juga dibutuhkan dalam membentuk karakter anak.

“Kekerasan verbal (mengucapkan kata-kata negatif) terhadap temannya, akan memicu dendam dan kekerasan antar anak. Orang tua juga perlu meminta anak untuk terbuka agar anak segera menceritakan jika terjadi kekerasan terhadap dirinya dan mengontrol anak dalam bermain media sosial yang dapat membawa dampak buruk,” terang politisi PKS ini.

“Tentu hal ini juga harus didukung dengan program nyata dari pemerintah daerah dalam mewujudkan kabupaten layak anak. Baik dari kebijakan program, penganggaran untuk mewujudkan progam sampai pada implementasi program yang dapat mengurangi bahkan menghapus angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Bangka Selatan.”

Baca Juga  Pemadaman Listrik di Bulan Puasa Jadi Isu Utama pada Jumat Curhat Polres Basel

Lisa mengatakan saat ini anggaran untuk pendampingan kasus ABH (korban dan Pelaku) tidak ada atau nol.

Hal ini sudah pernah disampaikan oleh sekretraris Fraksi Keadilan Sejahtera Bulan Bintang Persatuan Indonesia (FKSBBPI) DPRD Basel Marcelio Susanto pada tahun 2024 mewakili Komisi 3 untuk diajukan anggaran khusus anak.

“Karena ini adalah program unggulan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak Basel. Dengan kejadian ini, kami harap ada komitmen sungguh sungguh dari pemerintah daerah dalam upaya perlindungan anak,” pungkas Lisa.