“Jarak atau zonasi karena titik koordinatnya tidak pas, mutu sekolah saat ini standar dan tidak merata itu jadi persoalan. Salah satu program kami dari Udin-Dessy akan membuat mutu sekolah di Pangkalpinang ini sama, jadi tidak perlu lagi memilih SD atau SMP 1 atau 2 atau 3,” terang Udin.

Selain itu, kehadiran Prof Udin yang didampingi Amelia selaku anggota DPRD Provinsi Babel, serta Sumardan anggota DPRD Pangkalpinang, juga akan mengupayakan agar semua jalan di kawasan Kampak dan Tuatunu di aspal dan dipasang lampu jalan agar terang benderang.

“Kalau jadi Wali Kota kita akan aspal jalan itu, karena jalan harus terang benderang. Kita harus menjadikan Pangkalpinang terang benderang dan bersih agar masyarakat aman, tenteram, dan tidak ada lagi sampah yang berserakan. Program ini harus kita percepat,” ujarnya.

Baca Juga  Sinergi Bank Sumsel Babel dan Kementerian Perumahan Perkuat Program BSPS di Sumatera Selatan

Menurut Prof Udin, masyarakat kota Pangkalpinang harus menghilangkan stigma atau pemikiran tentang “Dak kawa Nyusah” menjadi “Percaya kite Pacak” agar ada perubahan agar Kota Pangkalpinang lebih maju.

“Kita harus hilangkan stigma itu, Udin-Desy mengajak masyarakat Pangkalpinang agar lebih maju lagi. Jika kita diberi kesempatan menjadi Wali Kota, anak sekolah akan kita mudahkan dan berobat akan lebih mudah dengan KTP saja,” tutup Udin.*