BPIP RI Dorong Generasi Muda Sebarkan Kebaikan di Media Sosial
‘Saat kita berhenti bicara Pancasila, akhirnya mereka menanamkan ideologi asing dengan tidak sopan terhadap orang tua, guru, suka nge-bully sesama temannya itu karena ada sesuatu yang hilang dari diri mereka, yaitu Pancasila.
Namun dengan memberi pendidikan formal Pancasila mereka generasi muda kita diajarkan mana baik atau buruk yang harus terus di ulang agar tidak hilang dari dirinya hingga smeua hal baik dan positif tertanam dalam keseharian mereka di lingkungan maupun masyarakat.
“Ini harus di ulang terus dengan oenguayan-penguayan yang kita berikan maka hal penting seperti kebudayaan dan gotong royong itu dalam keseharian mereka harus kita tanamkan,” ujarnya.
Anggota Komisi XIII DPR RI, Melati Erzaldi mengatakan DPR RI bermitra dengan BPIP untuk mengimplementasikan Pancasila ke masyarakat agar generasi muda di Bangka Belitung memiliki karakter berbangsa dan bernegara.
“Kami bermitra krn saya ditugaskan di komisi 13, mana program-program yang bisa kami kolaborasikan karena kami juga punya tugas menyosialisasikan Pancasila ini, dan Pancasila kita implementasikan agar masyarakat kita mrmiliki karakter berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Selain itu DPR RI juga sedang menggodok payung hukum agar BPIP yang selama ini payung hukumnya hanya Perpres, sekarang akan dibuatkan Undang-undang agar payung hukumnya lebih kuat lagi.
“Ini sedang kita godok dan responnya snagat positif meski sederhana. Dan ini upaya kita bagaimana pancasila ini dipahami maayarakat hingga berdampak baik di masyarakat,” tutup Melati.**
