Ia juga menekankan pentingnya peran posyandu dalam penanganan stunting. Sejak 2021 menjadi tim posyandu di Kabupaten Bangka Tengah, Eva sudah berkeliling ke sekitar 87 posyandu dari total 140 posyandu. Ia menemukan masalah utama, yaitu rendahnya partisipasi masyarakat untuk datang ke posyandu.

“Capaian imunisasi juga belum sesuai dengan harapan. Dari 100 sasaran bayi dan balita, hanya 30 yang hadir di posyandu. Ini harus menjadi perhatian karena berdampak pada pemantauan pertumbuhan anak dan risiko stunting,” ungkap Eva.

Eva menegaskan posyandu memiliki peran penting dalam edukasi gizi dan pemantauan kesehatan anak, serta mendukung program Genting yang digagas pemerintah daerah.

Baca Juga  Kejari Bangka Tengah Musnahkan Barang Bukti 68 Perkara, Narkotika Paling Menonjol