UNY Gelar Pelatihan Multimedia Interaktif Keberagaman Budaya untuk Guru SD Muhammadiyah Sleman
Pelatihan diikuti puluhan guru SD Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman. Tujuan pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan dan menggunakan multimedia interaktif berbasis keberagaman budaya Indonesia, sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan mendorong apresiasi budaya pada siswa.
Melalui workshop interaktif, peserta diajak menguasai teknik pembuatan konten multimedia (video, animasi, dan platform digital) yang menyajikan kekayaan budaya Indonesia, seperti adat, bahasa, kuliner, dan seni tradisional. Materi ini dirancang untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, relevan, dan mendorong toleransi sejak dini di kalangan siswa.
Prof. Dr. E Kus Eddy Sartono, M.Si., koordinator pelatihan dari UNY, menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam pendidikan: “Guru bukan hanya pengajar, tapi fasilitator yang menghubungkan anak dengan identitas bangsanya. Multimedia interaktif menjadi jembatan agar budaya Indonesia tetap hidup di generasi digital.”
Kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen UNY dalam mendukung sekolah dasar di daerah melalui program pengabdian masyarakat. Kepala Badan Kerjasama SD Muhammadiyah Gamping, Suryatmanto, S.Pd., menyambut positif inisiatif tersebut: “Pelatihan ini menjawab tantangan pembelajaran era modern. Guru kini memiliki bekal untuk menciptakan kelas yang dinamis dan mengakar pada nilai-nilai kebhinekaan.”.
Dampak pelatihan diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas mengajar, tetapi juga memperkuat pemahaman siswa tentang keragaman sebagai fondasi persatuan Indonesia. Ke depan, UNY dan mitra berencana mengembangkan modul digital berlisensi terbuka yang dapat diakses oleh sekolah-sekolah lain.
