“Sudah jalan bang hari ini, mungkin ada puluhan ya. Tapi bukan ponton isap produksi rajuk, dia pakai user rajuk. Padahal kemarin sudah dilakukan penertiban oleh pihak kepolisian,” ujar salah seorang masyarakat di Kota Mentok, Bobi, Minggu (3/8/2025).

Dirinya mengatakan, sejauh ini aktivitas pertambangan di Perairan Tembelok dan Keranggan yang ia tahu dilakukan oleh masyarakat sekitar. Sepertinya belum ada bos besar yang menaungi aktivitas itu. Justru hal ini ia nilai baik untuk menunjang ekonomi warga.

“Kalau pun memang dilakukan warga di sekitar justru itu bagus bang. Karena kita tahu ya ekonomi sekarang gimana. Lumayan menambah pendapatan warga, asal tertib saja bang. Dan kalau bisa mengutamakan keselamatan, itu yang paling penting,” jelas Bobi.

Baca Juga  Musim Kemarau, Perumdam Tirta Sejiran Setason Pastikan Ketersediaan Air Cukup