Yan Megawandi, Pendekar Literasi Serumpun Sebalai

Oleh: Iyek Aghnia — Penulis yang tinggal di Toboali

Yan Megawandi. Nama ini bukanlah nama asing dalam rimba literasi Negeri Serumpun Sebalai. Nama yang menjadi bagian penting kebermajuan dunia literasi Bangka Belitung.

Setidaknya, Ketua Tradisi lisan Bangka Belitung telah memulainya dengan menggeluti dunia jurnalistik sebagai wartawan Harian Sriwijaya Post Palembang tahun 1988.

Tahun 1989, ketika mengemban amanah sebagai birokrat yang bertugas di Pemda Bangka, dunia jurnalistik tidak dilupakannya dengan ikut mendirikan bertugas menjadi penyiar dan reporter RRI Persiapan Sungailiat.

Alumni S3 Fisip Unpad ini dikenal pula sebagai penulis buku yang produktif.

Beragam buku mulai dari antologi puisi ditulisnya. Di antaranya Jangan takut bermimpi, Hutan Kota Logam ( Antologi puisi penyair Babel 2018), Kelekak Terakhir (antologi) dan buku Si Angsa Hitam serta buku dari Pertambangan ke Pelancongan.

Baca Juga  Begini Pesan Kapolres Basel di Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila