“Kita bisa dibilang komunikasinya lost contact (Ketua KONI Babar) sekarang dengan yang bersangkutan. Sebetulnya secara keseluruhan program pembinaan prestasi KONI Babar tahun 2025 itu sudah tersusun dari awal tahun terkait persiapan Porprov 2026,” ujarnya.

“Tetapi dengan kondisi ini kita vakum sampai hari ini. Dan konteks KONI Porprov 2026 sampai hari ini juga kita belum ada kejelasan dari KONI Provinsi. Apakah jadi dilaksanakan di 2026? Kalau dilaksanakan di 2026 apakah masih sesuai schedule awal yang direncanakan Juni 2026,” ujarnya.

Meski demikian, ia memahami kalau 1 tahun sebelum pelaksanaan Porprov itu semestinya sudah dibentuk Panitia Besar (PB). Dia juga masih menanti dengan ketidakpastian pelaksanaan Porprov ini. Untuk persoalan internal, ia mengatakan mekanisme secara AD/ART KONI akan melegalkan jabatan Plt Ketua terlebih dahulu.

Baca Juga  PB Porprov VI Babel Siapkan 17 Sekolah Ini untuk Penginapan Atlet dan Official Kontingen

“Yang kita harapkan dari KONI Provinsi, SK Plt. Tugas Plt itu adalah fokus satu melaksanakan musorkablub. Sesudah terpilih ketua definitif kepengurusan baru itulah fokus untuk program pembinaan dan seterusnya. Ya secara umum begitu. Karena komunikasi kita tidak bisa melakukan apa-apa kepengurusan tanpa ada tanda tangan dan legalitas ketua umum KONI yang selama ini tidak aktif 5 bulan,” ujarnya.

“Putus komunikasi kalau Ketua KONI. Tapi kalau kami tingkat pimpinan dalam waktu-waktu tertentu kami koordinasi dan kumpul di sekretariat. Terakhir kami pleno lewat WhatsApp kami sampaikan undangan pleno beliau menyatakan silahkan dilanjutkan maka kami lanjut pleno,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Umum KONI Babar, Adhy Reza. Wakil Bendahara Umum Darma Yusuf dan beberapa pengurus lainnya. Plt Kepala Disdik, Ulises Sianturi, Kepala Inspektorat Daerah Fachriansyah dan pejabat lainnya.

Baca Juga  Azzam dan Thea Adine Duta Genre Bangka Barat, Markus: Pionir Perencanaan Berkeluarga