“Karena setiap tahun titik Karhutla itu ada di sekitar jalur tersebut. Hanya memang bergeser sedikit, misal kemarin ada titik di Desa Penyak yang wilayah timur, kemudian bergeser sedikit ke barat, sekitar situ juga,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Yudhi menerangkan, jika BPBD Bangka Tengah saat ini memperketat pemantauan dan terus menyiagakan personel selama 24 jam penuh.

“Dengan adanya kesiapan siagaan ini diharapkan bisa mempercepat penanganan ketika terjadi kebakaran lahan,” ujarnya.

“Namun, sekali lagi kami meminta masyarakat untuk bijak dalam membersihkan lahan terutama ketika menggunakan metode di kabar,” pungkasnya.

Baca Juga  Cegah Kekeringan, BPBD Bangka Tengah Siapkan Air Bersih Secara Gratis