Dia mengatakan kegiatan ini jadi wujud sinergi antara TNI-Polri, pemda dan masyarakat dalam membangun masa depan pangan yang mandiri. Dirinya menekankan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam bidang penegakan hukum semata, namun hal lainnya.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri juga hadir untuk masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam upaya menciptakan ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi pondok pesantren dan masyarakat lain di Babar,” ujarnya.

“Jadi bisa turut berperan aktif di dalam program pertanian produktif. Dan hari ini ada setengah hektare lahan milik ponpes digunakan dalam kegiatan ini, dengan melibatkan alat penanaman jagung modern guna meningkatkan efisiensi proses tanam,” kata Aditya.

Baca Juga  Polres Babar Tetapkan 5 Tersangka Kasus Penyelundupan 11,2 Ton Timah ke Malaysia

Ia beserta rombongan turun langsung ke lahan bersama masyarakat dan santri untuk melakukan penanaman. Kegiatan ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Semoga jagung ini dapat jadi bagian dari kontribusi daerah dalam program tersebut.