“PT Bangka Nesia dulu juga dicabut, jadi kita harap Kementerian Kehutanan dapat menindaklanjuti aspirasi ini, bahkan bisa turun ke lapangan karena penolakan dari masyarakat ini sangat luar biasa,” terang Didit.

Didit menambahkan DPRD Babel juga sudah melakukan audiensi dengan pihak perusahaan atau PT HLR, tapi tetap masyarakat menolak keras dan minta pencabutan, jadi kondisi ini akan tetap disampaikan ke Kementrian KLHK RI.

“Masyarakat jangan pesimis dulu karena faktanya HTI PT Bangka Nesia juga bisa dicabut. Harapan kita sekarang pusat cek lapangan untuk itu,” tutup Didit.*

Baca Juga  Puluhan Siswa Belum Sekolah, Almaster kembali Unjuk Rasa di Kantor DPRD Babel