Ia mengatakan, pada intinya pihak perusahaan siap bertanggung jawab dan sudah ada beberapa rumah yang diperbaiki.

“Saat ini mereka kekurangan tukang, sehingga masih mencari tukang untuk melakukan perbaikan rumah yang rusak,” tuturnya.

Ia berharap, pihak perusahaan bisa segera memperbaiki semua rumah warga yang rusak, sehingga dapat kembali beraktivitas.

“Kalau sudah diperbaiki, perhatikan juga masyarakat sekitar, terutama yang susah, kalau semua sudah baik-baik saja, maka dapat beraktivitas lagi, agar pemasukan PAD juga ada,” imbuhnya.

Sebelumnya, kasus ledakan batu PT Tanjung Bukit Nunggal (TBN) yang berdampak pada kerusakan puluhan rumah warga Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru mendapat perhatian khusus, dari Ketua DPRD Bangka Tengah, Batianus.

Baca Juga  Bangka Tengah Pertahankan Predikat Kabupaten Sangat Inovatif di IGA 2025

Batianus mengatakan banyak warga yang telah mengadukan kasus ini ke DPRD Bangka Tengah dan menuntut, agar kerusakan yang ada diperbaiki.

“Banyak yang sudah mengadu, tentu kami sangat khawatir terhadap kegiatan peledakan batu yang telah mengganggu masyarakat, selain itu masyarakat juga menuntut, agar rumah dan gedung yang rusak diperbaiki, serta izin usaha dicabut, apabila perusahan tidak mengindakan aspirasi masyarakat,” ungkap Batianus, Senin (4/8/2025).