Dari hasil pemeriksaan 5 kendaraan itu tidak ditemukan ada muatan pasir timah atau benda mencurigakan.

Satu di antara sopir truk yang dilakukan pemeriksaan sempat menyeletuk bahwa ada lima truk yang masih di pelabuhan Tanjung Ru belum masuk ke KMP Menumbing Raya.

“Kalau mau periksa harus semua kenapa hanya beberapa truk kami saja diperiksa. Kalau bapak mau periksa itu ada 5 truk lagi yang belum naik kapal yang masih antrean di Tanjung Ru naik kapal malam ini (Minggu sore) sampai sini (Sadai) Senin dini hari,” ungkapnya.

Dugaan penyelundupan pasir timah dari Belitung melalui Pelabuhan Tanjung Ru menuju Pelabuhan Sadai, Bangka Selatan sejak dua pekan terakhir marak terjadi.

Baca Juga  Protes Kebijakan Manajemen, Puluhan Karyawan RSBT Sungailiat Gelar Aksi Demo

Aksi penyelundupan ini diduga dibacking oknum aparat hingga dapat melenggang bebas antar pulau.