Program ini dikemas dalam bentuk kompetisi mengkampanyekan QRIS dan inisiatif digitalisasi sistem pembayaran lainnya seperti Bl-FAST, Kartu Kredit Indonesia (KKI), Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT), Elektronifikasi, Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, Manajemen Risiko, Pelindungan Konsumen, serta Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) bersinergi dengan pelaku industri, asosiasi, dan satuan kerja terkait di Bank Indonesia.

“Kampanye juga akan dibarengi dengan upaya perluasan merchant, pengguna dan transaksi, serta peningkatan pemahaman masyarakat mengenai QRIS dan sistem pembayaran digital,” ujarnya.

Dengan memadukan kebudayaan dan digitalisasi, QRIS Jelajah Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025 harapannya tidak hanya mendorong perluasan digitalisasi dan penggunaan QRIS sebagai alat transaksi modern, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup baru masyarakat Indonesia yang tetap berakar pada nilai-nilai budaya. Pendaftaran kompetisi ini telah ditutup pada 10 Agustus 2025.

Baca Juga  Resmikan Explore Babel 2025, Deputi Gubernur: BI Dukung Pemasaran Kekayaan Bangka Belitung

“QJI yang digelar serentak dengan Pekan QRIS Nasional (PQN) ini dapat menjadi simbol bahwa Bangka Belitung terus maju dan mampu menghadapi dinamika perekonomian yang terus melanda, sehingga masyarakat sejahtera dan tentunya merdeka, merdeka, merdeka,” tutupnya.**