Tingkatkan Gizi Anak, Pemkab Bangka Tengah Gencarkan Program Gemarikan
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah, Imam Soehadi mengatakan pembagian makanan olahan ikan ini merupakan bagian dari kegiatan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) yang diketuai Eva Algafry.
“Kegiatan ini juga memberi referensi ragam olahan ikan, agar anak-anak semakin menyukai makan ikan, sekaligus memenuhi kebutuhan protein hewani untuk membentuk generasi emas yang sehat, kuat, dan cerdas,” tuturnya.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka prevalensi stunting di Bangka Tengah pada 2022 tercatat 21,2 persen dan menurun menjadi 18,2 persen pada 2023.
Namun, pada 2024 angka tersebut kembali naik sekitar tiga persen menjadi 21,2 persen. Pemerintah daerah setempat menargetkan penurunan menjadi 14 persen pada 2025 melalui intervensi gizi dan edukasi masyarakat.
“Selain menyasar pelajar PAUD, kegiatan Gemarikan tahun ini juga akan diperluas ke sekolah dasar dan kelompok masyarakat umum di seluruh kecamatan, dengan dukungan distribusi olahan ikan dari pelaku usaha perikanan lokal,” imbuhnya.
