Ia menuturkan, kolaborasi antara kepala sekolah dan guru menjadi kunci keberhasilan seluruh program pendidikan di daerah itu.

“Pemkab Bangka Tengah, memberikan ruang seluas-luasnya kepada kepala sekolah dan guru untuk meningkatkan kompetensi, termasuk kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” ujarnya.

Dikatakan Efrianda, meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan sejalan dengan visi dan misi daerah untuk menciptakan sumber daya manusia unggul.

“Slogan Bangka Tengah Makin Unggul hanya bisa terwujud, jika kapasitas tenaga pendidik terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia berharap, setiap kepala sekolah mampu menjadi motor penggerak perubahan positif di lingkungan pendidikan masing-masing, serta menjadi teladan bagi guru dan peserta didik.

“Kalau kepala sekolah visioner dan kreatif, maka seluruh tenaga pendidik akan terdorong untuk mengikuti dan ini akan berujung pada kualitas lulusan yang lebih baik,” imbuhnya.

Baca Juga  Meski Tahun 2025 APBD Bateng Defisit Rp46,8 M, Gaji Honorer Tetap Dianggarkan