“Mewujudkan program swasembada dan ketahanan pangan nasional. Mulai dari Gugus Depan, Kwarran, Kwarcab, dan Kwarda. Sebagai langkah konkret, Kwarnas Gerakan Pramuka telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti HKTI,” ungkap Markus.

Selain HKTI, juga Food and Agriculture Organization (FAO), mengembangkan program pelatihan seperti Training of Trainers (ToT) dan Mobile Training Team (MTT). Sebagai organisasi pendidikan non formal, gerakan pramuka memiliki peran dan tugas.

“Dan fungsi yang sangat penting dalam bantu program-program pemerintah, khususnya dalam membina generasi muda melalui pendidikan karakter. Dan gerakan pramuka juga memberikan pendidikan life skill, soft skill, dan hard skill,” tambah Bupati Babar, Markus.

Lebih lanjut, penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik (SESOSIF) yang menjadikan seorang Pramuka sebagai kader pemimpin bangsa yang paripurna.

Baca Juga  Diikuti 87 Peserta, Kasat Binmas Polres Babar Resmi Membuka Pershabara 2025