Karya: Laudia Syahrah

Merdeka berkibar di cakrawala pagi,
Putih tulang membisikan janji suci
Dari tanah yang pernah dibelenggu penjara
Membangkitkan merah darah, jiwa di dada

Di sudut sejarah, kerja paksa
Terdengar denting bambu runcing melawan baja
Putra-putri nusantara menyulam kisah mendongkrak mata
Meski hujan peluru, Meski hujan darah, demi merdeka

Baca Juga  Dua Senja dalam Filosofi Waktu