“Toko kelontong yang saat ini kalah dengan minimarket akan kita renovasi, akan kita modernisasi, dengan jumlah 4000 toko kelontong yang ada,” ujar Basit Cinda, Selasa malam, 19 Agustus 2025.

Gagasan untuk memodernisasi toko kelontong tradisional ini, patut diapresiasi. Karena anggarannya sama sekali tidak akan bersumber pendanaannya dari pemerintah daerah. Basit Cinda yang berlatar belakang pengusaha dengan jejaring bisnisnya yang banyak, akan menggandeng pihak swasta.

“Jangan khawatir, ini tidak pakai APBD. Kita akan gandeng pihak swasta,” kata calon wali kota karismatik yang berlatar belakang pengusaha itu. (*)

Baca Juga  Basit-Dede Paslon Terbanyak Lakukan Pertemuan Tatap Muka dengan Warga