Dengan adanya pemberdayaan tersebut akan meningkatkan daya saing, mendukung berkembangnya ekonomi kreatif dan UMKM, sehingga ekonomi tumbuh stabil dan berkelanjutan. Hal ini juga akan berimbas pada penciptaan pasar yang ramah lingkungan, dan penyediaan lapangan kerja.

“Dengan adanya penyediaan pelatihan wirausaha dan pendampingan usaha berkelanjutan, termasuk pelatihan manajemen, produksi, pemasaran, serta manajemen keuangan untuk pelaku usaha pemula dan skala kecil, potensi kita termaksimalkan,” ungkapnya.

Selain pemberdayaan secara individu, mereka juga akan melakukan pembentukan kelompok usaha ekonomi produktif di tingkat RT/Kelurahan untuk memperkuat ekonomi komunitas, dan menciptakan siklus ekonomi lokal yang berdaya.

“Kita juga akan bersinergi dengan koperasi dan penguatan kelembagaan ekonomi komunitas, seperti pembentukan ‘Rumah Kuliner Pangkalpinang’, sebagai instrumen kelembagaan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.

Baca Juga  Prof Udin-Cece Dessy Apresiasi Kirab Nganggung Tuatunu: Wujud Syukur dan Persaudaraan