Serta Kansar TPI terhadap kapal-kapal yang melintas di sekitar area drift korban selama 7 hari berturut-turut. Ia menjelaskan, faktor penghambat pada operasi ini adalah informasi awal elapsed time 80 jam atau 3 hari sehingga luas area pencarian meluas.

“Awalnya dari LKP ke daerah hanyutan atau ke datum sehingga probability sangat kecil lalu arah hanyutan tidak mengarah ke pantai. Sehubungan dari evaluasi Operasi SAR yang telah kami laksanakan hari ini, pencarian terhadap ABK Km Osela kami hentikan,” ujarnya.

“Atau ditutup selanjutnya dilaksanakan pemantauan dan jika ada informasi target ditemukan maka Operasi SAR dapat dibuka kembali. Kami ucapkan terima kasih banyak atas bantuan dari semua unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini,” tambah Oka.

Baca Juga  Tim SAR Gabungan Evakuasi 1 ABK Kapal Tangker yang Meninggal Dunia di Utara Pulau ketawai

Selaku SAR Mission Cordinator, I Made Oka Astawa juga mengapresiasi kerja keras tim dalam proses pemulangan korban selamat ke wilayah asalnya. Baik itu dari RS Bhayangkara Batam dan Pangkalpinang ke Belitung yang difasilitasi Ditpolairud Polda Babel.

“Korban yang belum ditemukan insial YO ,TA, SA, MA, AB dan JO. Kami imbau apabila menemukan korban dapat menghubungi nomor telpon kantor kita (0717)9100389/4261338 Wa 08117810115 atau layanan bebas pulsa 115,” tambah I Mad Oka Astawa.