Sementara itu, Chasia, siswi kelas 4 SD Santa Maria, membawakan lagu Indonesia Pusaka dengan penuh penghayatan. Didampingi orang tuanya, ia mengaku senang bisa ikut serta.
“Kalau dapat hadiah, mau dipakai untuk beli alat sekolah. Saya bercita-cita jadi dokter,” katanya.

Kemeriahan acara juga dirasakan para orang tua yang setia mendampingi anak-anak mereka. Rodo Manullang, yang datang mendukung kedua buah hatinya, Marshella (kelas 4) dan Manuell (kelas 1) dari SD Santa Maria, mengatakan keikutsertaan anak-anak menjadi pengalaman berharga.

“Kehadiran kami untuk memberi semangat sekaligus ikut menyemarakkan HUT PT Timah dan HUT RI. Anak-anak senang, orang tua pun ikut terhibur,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Devi, orang tua dari Queen Azzahra Dwi Putri, siswi SMPN 1 Mentok.
“Selain hiburan, lomba ini juga menjadi ajang menemukan bakat terpendam anak-anak. Kegiatan seperti ini sangat positif,” ujarnya.

Baca Juga  Program Kelas Beasiswa PT Timah Diserbu Pendaftar, 194 Siswa Ikut Seleksi Ketat

Lomba karaoke lagu kebangsaan ini tak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga wadah edukasi dan pembinaan karakter generasi muda. Melalui nyanyian, nilai-nilai cinta tanah air ditanamkan, sejalan dengan semangat peringatan HUT PT Timah ke-49 dan HUT RI ke-80. (*)