“Kami melihat, generasi muda banyak terlibat di berbagai kegiatan lingkungan. Maka dari itu, pengenalan dan edukasi pelestarian ekosistem mangrove ini, kami sasar ke generasi muda, dengan harapan mereka bisa menjadi regenerasi untuk ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Tanaim, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Sigambir Kotawaringin, yang hadir mewakili Gubernur Babel, Hidayat Arsani, mengapresiasi pelaksanaan lomba tersebut.

“Lomba yang digelar hari ini, tidak sekadar lomba memasak lempah kuning saja. Tapi di baliknya tersirat makna dan tujuan yang lebih besar,” ujar Tanaim.

“YKAN, UBB dan HKM Takari ini melihat potensi besar mangrove. Semoga, hasil dari kegiatan ini dapat memicu semangat kita semua untuk menjadi sosok yang terus produktif,” lanjutnya.

Baca Juga  Mayat di Perkebunan Sawit adalah Hafiza, Polisi: Indikasi Korban Pembunuhan

Tanaim menuturkan, bahwa kampanye pelestarian ekosistem mangrove yang digagas YKAN melalui lomba tersebut, sejalan dengan misi Gubernur Babel, Hidayat Arsani, yang berfokus pada pelestarian lingkungan, serta pemanfaatan lingkungan yang berbasis pada kepentingan masyarakat.

“Tadi, kami sudah mapping titik-titik mana saja yang harus dilakukan perbaikan. InsyaAllah, ke depannya akan diperbaiki dengan menambahkan cakupan lahan, dengan planing yang lebih baik,” ujarnya.

“Kita targetkan ekosistem pantai hidup lagi. Semoga di bawah kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani, Babel semakin sejahtera,” tukasnya.

Lomba tersebut, menghadirkan owner Lempah Kuning, Agus, sebagai ketua tim juri, yang memberikan penilaian ketat. Adapun juara dari lomba tersebut, antara lain;

* Juara I: Lempah Habang (Pengusaha muda warung lempah kuning Pangkalpinang);
* Juara II: Team Kuali Ajaib (Mahasiswi UBB);
* Juara III: Doa Ibu (Mahasiswi UBB);
* Harapan I: Aksara B (PKBM Aksara Pangkalpinang);
* Harapan II: Merah Putih 80 (Pemuda Tanjung Ratu Desa Rebo);
* Harapan III: Mix Babel (Pemuda Tanjung Ratu Desa Rebo).*

Baca Juga  Bank Sumsel Babel Borong 2 Penghargaan Nasional: Perkuat Posisi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah