Saat itu arus dan gelombang cukup besar membuat korban terseret dan hilang.

Awalnya, rekan korban yang melihat kejadian tersebut mencoba membantu korban dengan cara melempar jerigen kepada korban.

Kemudian rekan korban menghubungi temannya di daratan melaporkan kejadian tersebut ke Kansar Pangkalpinang meminta bantuan SAR.

Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue menuju lokasi kejadian yang berada di Perairan Tuing untuk membantu mencari korban.

“Kita segera mengirimkan tim menuju lokasi kejadian. Pencarian akan menggunakan Rubber Boat. Kita juga telah berkoordinasi dengan beberapa unsur stakeholder terkait di wilayah kejadian untuk dapat membantu mencari korban termasuk kepada himpunan nelayan di Bangka. Semoga upaya pencarian korban dapat membuahkan hasil,” harap Oka Selasa (26/8/2025).

Baca Juga  Waduh! Mayat Mengapung di Laut Tuing Ternyata Boneka