Sementara Lanal Babel menggelar press release di gedung Balai Prajurit R.E Martadinata, Kamis (14/08/2025) siang.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Bangka Belitung Kolonel Laut (P) Ipul Saepul, SE. M.Tr.Opsla.

“Selama Januari sampai Agustus telah menggagalkan penyelundupan pasir timaj sebanyak 3 kali. Total pasir timah 50 ton. Dengan kerugian Rp15 miliar. Keberhasilan ini adalah sinergi erat antara TNI Angkatan Laut dan Bea Cukai. Untuk mencegah tindakan penyelundupan,” ungkap Denih Hendrata.

Komandan Lanal Bangka Belitung Kolonel Laut (P) Ipul Saepul, SE, M.Tr.Opsla mengungkapkan, sepanjang 3 bulan ini. Pihaknya sudah 3 kali mengagalkan penyelundupan pasir timah ke luar Indonesia.

“Dalam 3 bulan terakhir, Lanal Babel menggagalkan 3 kali penyelundupan pasir timah. Indikasi dikrimkan ke Malaysia. Penangkapan KM Indah Jaya di Pangkalbalam, pada Jumat 30 Mei 2025, ditemukan 41,194 ton pasir timah. Posis kapal kandas,” jelasnya.

Baca Juga  Viral! Seorang ABG di Belinyu Dibully

Kemudian yang kedua, pengamanan pasir timah di pantau jambosang. Dengan mengamankan truk fuso bermuatan pasir timah sebanyak rencananya akan dimuat ke dalam kapal.

“Yang ke 3 penemuan pasir 3 di nelayan 3, Senin 11 Agustus 2025. Didapatkan 80 karung dengan modus ditimbun di dalam tanah,” ungkap Ipul.