ABK yang berada di atas tongkang bermuatan CPO mengecek palka.

Tiba-tiba saja, ABK berinisial LU pingsan. Melihat rekannya pingsan, IS langsung turun berusaha membantu rekannya.

Namun IS lalu jatuh dan pingsan. ABK IW yang melihat 2 rekannya jatuh lalu berusaha melakukan penyelamatan. Namun IW juga pingsan di dalam palka.

“Tiga ABK yang terjebak dalam palka diduga mengalami keracunan gas hingga meninggal dunia. Nakhoda TB kemudian menghubungi perusahaan untuk meminta bantuan evakuasi,” jelas Oka.

Tim SAR gabungan mengerahkan 47 personel mengevakuasi korban.

Tim SAR Gabungan terdiri atas Rescue Kansar Pangkalpinang 10 orang, ABK KN SAR Karna 8 orang, TNI AL 2 orang, Polairud Polda Babel 15 orang, KSOP Pangkalbalam 4 orang, ⁠Tenaga Kesehatan BKK 4 orang, Saka SAR 1 orang, termasuk ⁠Agen kapal PT Laut Mulia Purnama 3 orang.

Baca Juga  Sosok Fadel Bocah Penjual Es Teh yang Viral di Sungailiat, Dikenal Tekun dan Rajin Beribadah

“Tim SAR gabungan membawa alutsista yaitu Rescue Car Type II 1 Unit, KN SAR Karna 1 Unit, SCBA 4 Set, Peralatan Vertical Rescue 1 Set, Alat Komunikasi, Peralatan Medis serta peralatan pendukung lainnya. Semoga proses evakuasi berjalan lancar dan tidak ada kendala,” tutup Oka.