Nahkoda KN SAR Karna Capt. Dear Tama berkoordinasi dengan nahkoda TB Bintang Mutiara XXX untuk melakukan pertemuan pada Perairan Tanjung Berikat.

I Made Oka Astawa, Kakansar Pangkalpinang menjelaskan, “Info kejadian kita terima dari nahkoda dan kita berkoordinasi untuk melakukan pertemuan atau intercept pada titik yang disepakati pada Perairan Tanjung Berikat.”

Setelah kapal tim SAR gabungan bertemu dengan TB Bintang Mutiara XXX, tim meminta nahkoda untuk berhenti dan lego jangkar.

Proses evakuasi dilakukan dengan membuat system lowring dan lifting untuk turun ke dalam palka serta pengangkatan korban ke atas.

Sebelum proses evakuasi dilakukan, Tim Inafis Polda Babel melakukan proses olah TKP dan meminta keterangan kepada para ABK Kapal tersebut.

Baca Juga  ABK Kapal Terjatuh lalu Hilang di Muara Pangkalbalam

Setelah proses olah TKP selesai, tim kemudian menurunkan gas detector untuk mengecek kadar gas beracun yang berada pada dalam palka.

“Proses evakuasi berjalan cukup lama karena ruang yang terbatas, pada pukul 15.25 Wib tim kita berhasil turun untuk melakukan evakuasi korban pertama dengan inisial “L” dengan menggunakan metode CSR (Confined Space Rescuer) menggunakan system 2:1 dibantu dengan alat SCBA (Self Contained Breathing Apparatus) untuk melindungi tim yang turun dari gas beracun sisa minyak CPO pada kapal tersebut,” jelas Oka.

Proses evakuasi terhadap ketiga korban memakan Waktu hingga 4 jam. Dalam proses evakuasi, rescuer yang turun mengalami kesulitan saat mengangkat korban yang kita pasangkan fullbody harness.

Baca Juga  ABK Korban Kebakaran KM Surya Hasil Laut-22 di Perairan Pulau Dua Ditemukan Tewas

Kondisi tubuh korban yang mulai membengkak serta berminyak akibat sisa minyak CPO yang berada di dalam palka tersebut.

Proses evakuasi dibantu oleh seluruh tim SAR gabungan yang terlibat dengan membantu menarik system yang telah dibuat hingga korban terakhir berhasil dievakuasi pada pukul 19.17 WIB.

Selanjutnya korban kita bawa menuju Pelabuhan Pangkalbalam untuk dibawa menuju RSBT.

“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses evakuasi terhadap ketiga ABK. Semoga sinergitas ini dapat tetap terjalin demi pelayanan terbaik untuk keselamatan masyarakat,” tutup Oka.