Selain itu, persoalan ini mengakibatkan satu orang anak dilarikan ke RSUD Babar. Dari hasil komunikasi itu, Deddi dan Abang Fadhillah mendapatkan informasi terkait kejadian yang terjadi. Baik itu dari Kepala Sekolah, Dewan Guru dan satu pelajar yang terlibat.

Secara kasat mata, siswa yang satunya juga mengalami beberapa luka di bibir dan bagian wajah. Pakaiannya juga kotor usai perkelahian dengan sesama pelajar yang tengah terbaring di RSUD Babar. Karena itu, dia meminta pihak sekolah guna mencari jalan tengahnya.

“Seperti apa solusinya dari masalah ini karena salah satu pelajar ini anak piatu ya. Kami minta dibantu pihak sekolah biaya pengobatan dan kami minta ke depan lebih tingkatkan pengawasan. Karena anak ini masih riskan di usianya masih SMP berbuat negatif,” jelasnya.

Baca Juga  Penguatan Kapasitas SDM Kembali Digelar Bawaslu Babar, Kali Ini di Parittiga

Sementara, Sekretaris Komisi I DPRD Babar, Abang Fadhillah menambahkan bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati. Dalam artian, paling tidak pihaknya akan menyampaikan kepada Dinas Pendidikan untuk memasang CCTV di lingkungan sekolah.

“Paling tidak mencegah lebih baik dari pada mengobati. Kita akan sampaikan ke Dikpora baiknya ada CCTV di setiap sudut sekolah agar. Kalau memang nanti ada anggaran, kita usahakan ada untuk semua sekolah yang ada di Babar,” jelas Abang Fadhillah.