Para pelaku mendatangi rumah korban saat mereka sedang beristirahat. Di sana terdapat seorang ayah dan 2 anak mereka. Baik itu Lukman (61), Paud Al Rasyid, anak pertama dan Zamri Aeciu, anak kedua. Suasana rumah korban di Kampung Lama malam itu mencekam.

Ayah korban yang berusaha melerai di saat itu justru diserang menggunakan galon kosong. Wajar, ayah hanya ingin membela sang anak yang dikeroyok secara secara sadis hingga korban mengalami luka parah. Baik itu dengan tangan kosong atau benda tumpul.

“Para pelaku memukul korban secara bergantian dengan alat-alat berat seperti kunci inggris, batu bata, sepeda mini, pompa, body sepeda motor, dan papan kayu. Aksi ini dilakukan secara sadis hingga korban mengalami luka parah,” kata Iptu Yos Sudarso.

Baca Juga  Pelajar SMA Korban Lakalantas di Jebus Butuh Uluran Tangan

“Selain itu, ayah korban yang berusaha melerai justru diserang menggunakan galon kosong. Keempat pelaku adalah warga Desa Pelangas. Kami akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku agar tindakan kekerasan seperti ini tidak terulang,” jelasnya.