PAUD Terpadu Aisyiyah telah menghadirkan pembelajaran kreatif dan inovatif. Hal ini sejalan dengan upaya dalam menanamkan nilai karakter, kecintaan terhadap budaya, serta kesiapan anak-anak menghadapi perkembangan zaman.

Salah satu agenda kegiatan adalah peninjauan pelaksanaan pembelajaran berbasis digitalisasi dengan topik “Indonesiaku”. Sub-topik pembelajaran yang ditampilkan adalah “Suku-Suku Indonesia”, dengan fokus sub-sub topik “Mengenal Rumah Adat Papua (HONAI)– Suku Dani”. Melalui pendekatan digital, peserta didik diperkenalkan pada keunikan rumah adat Honai yang menjadi identitas budaya Suku Dani di Papua.

Evi Astura menegaskan bahwa penerapan digitalisasi dalam pembelajaran anak usia dini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia yang tidak hanya cakap dalam literasi teknologi, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai budaya dan kebinekaan bangsa.

Baca Juga  Momentum Hari Pahlawan Markus Ajak Masyarakat Teladani Nilai Perjuangan

Anak-anak sejak dini perlu di kenalkan dengan keragaman budaya Indonesia. Dengan begitu, mereka tumbuh menjadi generasi yang bangga akan jati diri bangsa, sekaligus siap menghadapi tantangan global melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan pesan Bunda PAUD kepada seluruh satuan pendidikan anak usia dini agar senantiasa berinovasi, memperkuat sinergi dengan orang tua, serta menjadikan pendidikan anak usia dini sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.