Sehingga, hal demikian akan merugikan orang lain dan menimbulkan gejolak dalam batin seseorang untuk menuntut yang merupakan haknya. Dengan demikian, para pemimpin dan penduduk bangsa hendaknya senantiasa dapat berlaku seadil-adilnya. Permusuhan yang berlarut-larut hanya akan menimbulkan rasa dendam yang membara. Bangsa yang penduduknya saling bermusuhan tidak akan pernah damai.

Konflik berkepanjangan akan terjadi jika situasi dan kondisi permusuhan dan perselisihan tidak segera diatasi. Adu domba merupakan tindakan provokasi yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab agar terjadi sebuah keributan, kekacauan dan ketidaktertiban.

Tujuannya adalah untuk memecah belah bangsa Indonesia. Intileransi merupakan tindakan tidak mau memahami dan mengerti situasi dan kondisi seseorang serta menganggap bahwa dirinya dan pendapatnyalah yang paling benar. Sikap intoleransi sangat membahayakan kedaulatan bangsa Indonesia.

Baca Juga  Kaidah Penyembelihan Hewan Kurban

Menurut hemat penulis, beberapa upaya untuk merawat kedamaian bangsa antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Senantiasa menjaga Iman, Ibadah dan Akhlak

Salah satu pondasi utama untuk merawat kedamaian bangsa ialah dengan senantiasa menjaga iman, ibadah dan akhlak. Penduduk yang beriman, senantiasa menjalankan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya akan senantiasa mendapatkan ketenangan, kedamaian, keberkahan dan ridho Allah SWT serta dapat menjadi negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” atau negeri yang baik dan penuh ampunan.

  1. Toleransi

Sikap saling menghargai, saling memahami, saling mengerti dengan situasi dan kondisi orang lain dapat menciptakan perdamaian bagi sebuah bangsa. Sebagai bangsa yang beragam, sikap toleran merupakan pondasi utama yang harus senantiasa diperkokoh

  1. Senantiasa mengedepankan Kepenting Bersama
Baca Juga  Laut Babel Milik Siapa?

Musyawarah merupakan ciri khas bangsa Indonesia. Dengan demikian, segala sesuatu harus diputuskan berdasarkan hasil musyawarah. Hasil musyawarah dan mufakat merupakan keputusan bersama yang harus dijunjung tinggi

  1. Senantiasa Bersikap Sabar

Sikap sabar dapat melahirkan kedamaian bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Segala permasalahan yang terjadi hendaknya dapat diselesaikan dengan sikap penuh kesabaran dan kepala dingin

  1. Senantiasa Bersyukur

Rasa syukur yang senantiasa tertanam dalam diri manusia dapat menimbulkan rasa tenang dan kedamaian. Semakin banyak kita bersyukur, maka akan semakin tenang dan damai kehidupan kita. Selain itu, Allah SWT mencintai hambaNya yang rajin bersyukur, dan berjanji akan menambah nikmatNya.

  1. Melahirkan Pemimpin yang Adil dan Bijaksana
Baca Juga  Strategi Konservasi Harimau Sumatera dalam Konteks Konflik Manusia–Satwa dan Fragmentasi Habitat

Pemimpin yang adil dan bijaksana dapat melahirkan kedamaian bagi sebuah bangsa. Para pemimpin yang adil dan bijaksana akan melahirkan kebijakan-kebijakan yang menguntungkan bagi rakyatnya. Dengan demikian, kita semua hendaknya dapat berpartisipasi aktif dalam proses melahirkan para pemimpin yang adil dan bijaksana. Sehingga bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa yang damai dan sejahtera.

Pada akhirnya, setiap umat manusia memiliki tanggung jawab untuk senantiasa menjaga perdamaian. Langkah kecil yang dapat kita lakukan adalah dengan senantiasa memperbaiki diri dan menjadi tauladan bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar.