Tim Satgas Tambang PT Timah Tiba di Babel, Gubernur: Selamatkan Penambang Bukan Nangkap Rakyat
“Rakyat butuh makan, jangan menyakiti rakyat jika ada yang ditangkap jangan di laporkan ke polda. Beli saja hasil tambang mereka Pak Dirut PT Timah silakan keluar izin agar mereka yang bekerja punya legalitas dan tidak dipidanakan, dibina saja dan jadikan mereka mitra saja,” harap Gubernur Hidayat Arsani.
Menurut Gubernur Hidayat Arsani pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dirut PT Timah Tbk terkait keberadaan tim satgas tambang yang dibentuk agar jika saat melakukan pengawasan tidak dengan cara kekerasan karena persoalan tambang ini sangat riskan dan rakyat mau makan.
“Saya sudah bicara Pak Dirut tolong jangan buat suasana tidak baik, memang hak Pak Dirut membentuk satgas untuk menjaga IUP. Namun bagaimana rakyat yang bekerja di luar IUP agar bisa di legalkan karena kami Gubernur dan Bupati yang berhadapan langsung dengan rakyat,” ujarnya.
Plt Kepala ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Reskiansyah menambahkan, tibanya tim satgas tambang PT Timah Tbk di Bangka Belitung ini diharapkan Gubernur Babel agar masyarakat tidak terprovokasi karena satgas tambang ini hanya bertugas menjaga aset IUP PT Timah saja.
Selain itu Gubernur Hidayat Arsani juga sudah minta PT Timah Tbk agar masyarakat pelaku tambang di wilayah IUP PT Timah bisa bermitra dengan PT Timah dengan izin usaha jasa pertambangan (IUJP).
“Jika masyarakat punya IUJP bisa bermitra dengan PT Timah agar aktifitas pertambangan tetap berjalan tertib dan aman karena saat ini Pak Gubernur juga sedang mendorong percepatan izin pertambangan rakyat agar tidak memakan waktu yang lama sehingga masyarakat bisa terbantu adanya izin pertambangan rakyat ini,” tutupnya.*
