Kompol Fatah Hadiri Tasyakuran Massal di Semulut, Harap Tradisi Ini Tetap Dipertahankan
“Saya senang bisa hadir di sini, duduk bersama masyarakat. Karena kegiatan tasyakuran massal ini dikaitkan dengan perayaan hari kelahiran Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Dan pada kegiatan tersebut pula diwujudkan dalam bentuk rasa syukur,” katanya.
Lebih lanjut, momentum ini dijadikan pula untuk mempererat cinta dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Di tambah lagi, selain tasyakuran massal berupa cukur rambut puluhan bayi, ada pula festival telur surajo hias dan pembagian doorprize menarik.
“Ini tentunya harus terus dipertahankan kegiatan seperti ini. Karena selain menarik, makna kegiatan ini mendalam untuk mengingat sejarah kelahiran dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dan menjalankan syariat agama Islam,” tambah Kompol Fatah Meilana.
“Dengan kegiatan tasyakuran ini tentu kedepannya kita sebagai umat muslim dapat memetik hikmah dari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bahkan lebih dari itu, kita dapat mencontoh dan mengamalkan sunnah-sunnah beliau sebagai bentuk kecintaan kita kepada beliau sebagai Nabi terakhir dan penutup para Nabi,” jelasnya.
