Senada dengan itu, Ketua Dewan Kerja Daerah Bangka Belitung, Kak Akhlakul Kanaah, S.Pi., menegaskan pentingnya kaderisasi yang berkelanjutan. Menurutnya, regenerasi dalam tubuh Pramuka tidak boleh terputus agar eksistensi dan kualitas organisasi tetap terjaga.

“Kaderisasi adalah kunci agar Dewan Kerja terus hidup, berkembang, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Sangga Kerja, Kak Arina Kapur, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini diikuti 60 peserta dari enam kwartir cabang. Rinciannya adalah Pangkalpinang (18), Bangka (13), Bangka Barat (16), Bangka Tengah (9), Bangka Selatan (2), dan Belitung (2). Adapun Kwartir Cabang Belitung Timur tidak dapat berpartisipasi pada kesempatan kali ini.

Selain peserta, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari 12 anggota Sangga Kerja dan 13 Tim Pelatih, sehingga total keseluruhan yang terlibat mencapai 95 orang. Kehadiran tim pendukung tersebut diharapkan dapat memastikan kegiatan berjalan lancar, efektif, dan sesuai tujuan.

Baca Juga  Swiss-Belhotel Pangkalpinang Awali Tahun Baru dengan Promo Spesial Menu Cita Rasa Tradisional

Pimpinan Kursus, Kak Heri Sriyono, S.Pd., menambahkan bahwa KPDK tidak hanya memuat teori semata, tetapi juga praktik langsung dalam pengelolaan organisasi. “Melalui simulasi, diskusi, dan praktik lapangan, peserta dilatih agar memiliki keterampilan nyata yang bisa diterapkan di kwartir cabang maupun kwartir ranting masing-masing,” jelasnya.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan materi yang mencakup manajemen organisasi, perencanaan program, komunikasi kepemimpinan, hingga strategi kaderisasi. Dengan begitu, lulusan KPDK diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam menciptakan program kerja yang inovatif, produktif, dan bermanfaat.

Dengan terselenggaranya KPDK Tingkat Daerah Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2025, Gerakan Pramuka Bangka Belitung optimis bahwa akan lahir kader-kader Dewan Kerja yang tangguh, berwawasan luas, serta siap memberi kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat. Semangat ini sejalan dengan visi besar mewujudkan Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda berperan penting dalam pembangunan bangsa.

Baca Juga  Para Wota Merapat! JKT48 akan Manggung di Babel, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya