Kisah Bripda Annisa Mahardika: Polwan Polda Babel yang Tergabung di Operasi Damai Cartenz Papua
“Tugas utama kita menjalankan fungsi kehumasan, berbaur, berbagi bersama warga dan anak-anak Papua untuk menjalin kedekatan sebagai wujud kehadiran kita ditengah-tengah masyarakat Papua,” ucapnya.
“Jadi mungkin yang dirindukan nantinya adalah waktu-waktu bersama mereka dan juga kebaikan mama-mama yang begitu penuh kehangatan seperti sudah dianggap keluarga sendiri disini,” sambungnya.
Tak sekedar bercerita tentang tugasnya, Bripda Annisa juga turut menyampaikan kerinduannya kepada keluarga besar di Bangka Belitung. Apalagi, 8 bulan sudah tidak berjumpa dengan sanak saudara.
Namun, kata Annisa, tuntutan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara menjadi kekuatan bagi dirinya.
“Kalau bayang-bayang rasa kangen ke keluarga itu pasti. Tapi, karena ini adalah wujud pengabdian kita sebagai anggota Polri, jadi harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya.
“Untuk mengobati rasa rindu, disaat jam-jam istirahat atau malamnya sering telponan sama orangtua, kadang berkirim foto. Tapi ada satu lagi obat ampuh adalah dukungan rekan-rekan kita sesama disini yang sama-sama menghibur,” terangnya.
Terakhir, Ia menyampaikan rasa bangganya telah menjadi bagian dari Tim Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025 di Tanah Papua.
“Rasa syukur dan kebanggaan yang luar biasa bisa bergabung disini dan ini tentunya menjadi pengalaman paling berharga bagi Saya apalagi bisa mengabdikan diri di Surga kecil tanah Papua,” ucapnya.**
