Oleh: Hari Aprizal

Aku membaca bait-baitmu tentang Nun
Seakan huruf itu menjelma doa
Menghidupkan jiwa yang nyaris beku
Menyalakan api harapan di tengah sunyi.

Jika Nunku adalah tinta
Maka izinkan aku menjadi cahaya
Yang menemani perjalanan kalammu
Agar tak hilang di antara gelap.

Baca Juga  Satu Tahun di Pekan Sastra